Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta

Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta

Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta

Hotel Indonesia adalah hotel pertama di Indonesia yang dibangun di jalan M.H. Thamrin No. 1 , 10310, Jakarta dengan standar Internasional. Sejak diresmikan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno, pada 5 Agustus 1962, hotel yang terletak di pusat ibukota ini telah menjadi bangunan bersejarah kebanggan Tanah Air.

Hotel Indonesia memang dibangun untuk menjadi bagian dari keterbukaan Indonesia dari dunia luar. Perpaduannya dengan “Patung Selamat Datang” yang berdiri kokoh persis di depannya seakan menegaskan posisinya tersebut. Sebagai bukti, Hotel Indonesia telah menjadi bagian penting dari peristiwa besar dunia. Hotel ini ditunjuk sebagai pusat informasi pada penyelenggaraan Asian Games ke-4 tahun 1962, menjadi rekanan The New York Times dalam penyelenggaraan sebuah acara, serta menjadi tempat makan bagi pangeran Norodom Sihanouk dari Kamboja (1962), Presiden Filipina Diosdada Machapagal (1964) dan kepala negara lainnya. Dibangun oleh arsitek asal Amerika Serikat, Abel Sorensen, yang ditunjuk langsung oleh presiden Soekarno untuk merancang bangunan berbentuk T di lahan seluas 25.082 meter persegi. Konsep ini bertujuan agar seluruh tamu dapat menikmati sinar matahari dari kamar manapun. Hasilnya, Hotel Indonesia menjadi sebuah perpaduan bangunan modern nan efisien, sekaligus bernuansa lokal dengan unsur-unsur arsitektur Sumatera Barat. Walau secara umum berdesain minimalis, Hotel Indonesia menyimpan berbagai karya seni lokal dan mancanegara. Presiden Soekarno sendiri yang melakukan pengawasan terhadap pemilihan karya seni tersebut. Lalu, karena memiliki catatan sejarah yang panjang, Hotel Indonesia ditunjuk sebagai bangunan warisan budaya lewat Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475 tanggal 29 Maret 1993, yang mengatur agar bangunan dan isinya dijaga dan dirawat dengan baik.

Pada tahun 2004, terjadi pembangunan besar-besaran di area tersebut, tentu saja tanpa merusak arsitektur utama, dan terjadi penambahan konstruksi. Bangunan hotel pun terintegrasi menjadi gedung mewah nan megah bernama Grand Indonesia. Sejak itu, hotel Indonesia bernaung di bawah manajemen Kempinski Hotels SA. Hotel Indonesia Kempinski berdiri dalam satu kesatuan bersama Kempinski Private Residences, Menara BCA, komplek hiburan CrossRoads of the World dan Grand Indonesia Shopping Town. Pada Mei 2009, Hotel Indonesia Kempinski resmi dibuka. Berbagai fasilitas dan layanan ditingkatkan dengan memadukan antara modernisasi khas Eropa dengan keunikan Indonesia. Pada April 2010, Hotel Indonesia Kempinski masuk dalam daftar Hotel baru terbaik di dunia 2010 oleh Conde Nast Traveler Amerika Serikat.

Fasilitas Hotel:

  • Pusat Kebugaran dengan Gym/Ruang Latihan,
  • Layanan Kamar,
  • Restoran,
  • Internet Kecepatan Tinggi Gratis (WiFi),
  • Parkir Gratis,
  • Bar/Lounge,
  • Spa,
  • Kolam Renang,
  • Sarapan Gratis,
  • Akses kursi roda,
  • Bathtub Air Panas
  • Kamar Bebas Rokok,
  • Ruang Keluarg,
  • Tersedia ruang merokok,
  • Kamar dengan akses difabel Suite,
  • Penyejuk Udara,
  • Kulkas di kamar,
  • Minibar,
  • Pusat Bisnis dengan Akses Internet,
  • Layanan Kamar,
  • Layanan Dry Cleaning,
  • Ruang Rapat,
  • Transportasi Bandara,
  • Layanan concierge,
  • Ruang Pertemuan,
  • Staf Multibahasa,
  • Fasilitas Konferensi,
  • Penitipan anak,
  • Sarapan Gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *